Senin, 02 Januari 2017

Sajak hari ini tentang Evolusi
Di kisahkan di negeri tak bertuan terlebih berTuhan, manusia berkeriapan merajalelah kesegala arah. Lidah menjulur julur mengecapi segala apa. Ya lautan ya daratan ya pepohonan ya semak semak ya sungai sungai ya telaga ya bebatuan ya hewan hewan.
Maka bebatuan sungai semak semak pepohonan daratan lautan hewan hewan berevolusi menjadi pemangsa manusia.
Dan sejak itu sajak tak pernah jadi puisi.
Saya persembahkan sajak ini pada :
Gomar GultomMargie DeWannaAsnath NatarJohan TumandukBarth PadatuHallie Josias SahertianNopsianus M DampingMeinita Damping,Kudawaningpati IXMryana VetaOkty BudiatiTan Lioe Ie JugaLamberth J DampingMarlon IvanhoeRiu RiuHardianaDicky BaratawiriaDicky TjandraFaruk TripoliSaut Situmorang yang selalu melek meskipun sedang tidur, NeniNina Hendrayana, Pakdhe Tegoeh BoedionoPaulus SuryantoPoltak SitumorangSaut Poltak TambunanIwan Soekri.Agustinus DetikMas Yos Soesilo Koplak, Ace Suhaedi MadsupiTrisno SoritonImron TohariDelima De Wilde SriResa Pundarika yang aku rindukan, Igo KoesoemahprawiraChandra YusufAmink DerachmanIrma Hutabarat, Greysand Harimau, Igun PrabuReinier Wimpie Tuwanakotta,Agus W TeteleptaAgus SalimKang RamdanKang To Namina. KilurahBudiyono Jayus Alipawiro dan Nyai Mumpuni Sayekti#sitok_srengenge
Suka
Komentari
Komentar
Chandra Yusuf Uiiih Romo mantab! Dan sejak itu sajak tak pernah jadi puisi...
Ace Suhaedi Madsupi Sajak tidak lagi jadi puisi. Tapi, jadi vampire haus darah. Begitu Romo ...
Ro Wl Ma qkqkqkqkqkqkkqkqkqkqkqkqkqkqkqkqk...saat ini pun vampire alam merajalelah
Kang Ramdan Hiiiy... takut...
Ro Wl Ma

Tulis balasan...
Adr Romo...ruuar biasraaa
Ace Suhaedi Madsupi Iya Bang Chandra Yusuf, cuma jadi nyanyian para maling untuk menipu rakyat
Chandra Yusuf Iya kapan benarnya ya...
Ace Suhaedi Madsupi Ketika apa yang kita anggap salah hari ini, pada akhirnya diakui sebagai sebuah kebenaran. Ketika kita sudah semua menjadi gila
Ro Wl Ma Oleh sebab itu...jangan pernah menjadi gila Kang Ace Suhaedi Madsupi..sungguh jangan pernah.
Ro Wl Ma
Tulis balasan...
Ro Wl Ma Pagi Mas Chandra Yusuf....begitulah bayangan saya Manusia kehilang alamnya...
Ro Wl Ma Kang Ace Suhaedi Madsupi...bagaimana jadinya ya? Manusia jadi buruan hawan dan hutan tak lagi bersahabat...
Ace Suhaedi Madsupi Dua jenis hewan Romo. Hewan binatang, itu juga terjadi. Di berbagai tempat di Sumatera, gajah porak-perandakan kampung dan harimau memangsa manusia. Jenis lain, hewan berbentuk manusia.
Ro Wl Ma Kang Ace Suhaedi Madsupi...untuk saat ini, gajah dan harimau sumatra 'baru' memporak-porandakan kampung dan kebun. Esok-esok bukan lagi memporak kampung atau kebun, melaikan memburu manusia....
Ace Suhaedi Madsupi Ya. Jika mereka masih diberi hak dan ruang hidup
Ro Wl Ma Kang Ace Suhaedi Madsupi...Ada teologi yang mengatakan bahwa Manusia adalah pusat dari seluruh kehidupan Dunia ini. Berdasar teologi ini, maka manusia memiliki hak untuk seluruh alam dan semua bisa dikorbankan unutk kepentingan manusia. Di abad perteng...Lihat Selengkapnya
Ace Suhaedi Madsupi Dan, itulah yang terjadi hari ini kan Romo? Apa pun sah-sah saja dikorbankan, bahkan cuma untuk sebuah kesenangan dan bukan untuk kebutuhan (dasar)
Chandra Yusuf Betul itu... Aduuh ngeri juga ya... Bukan ngeri ketakutan... Tapi ngeri kita ga jadi manusia yg penyayang yg bisa menjaga alam
Ro Wl Ma Mas Chandra Yusuf...ucapkan dalam sajak...
Paulus Suryanto Leres Mo karena disabdakan maka jadilah kehendak-Nya. Akibatnya kalau salah jadi hukum rimba. Sing kuat menang. (Kejadian 1: 28)
Ro Wl Ma

Tulis balasan...
Ro Wl Ma Mas Amink Derachman..karena itu mari tanam bambu sebanyak-banyaknya....apa kabar kang?
Ro Wl Ma Kang Ace Suhaedi Madsupi dan mas Chandra Yusuf...katakan dengan sajak...
Ace Suhaedi Madsupi Tak ada kata tereja
Apalagi sajak pun puisi

Berlari dan berlari
Takkan pernah bisa berhenti
Sebab tak ada lagi hutan untuk sembunyi
Tak jua sungai tuk diselami

Hutan lenyap
Sungai mengering
Gunung bak onggokan batu raksasa

Ahhh ... di sana gorilla menganga
Ohhh ... di situ harimau mengasah taring
Uhhhh ... di sini ular bertumbuh cakar
Ro Wl Ma wahhhhh....ini puisi cantik, meskipun di buat secara mendadak (imporvisasi sesaat...)...
Chandra Yusuf Alam begitu sucinya
memberi semua yang menjadikan manusia ada

Manusia lah yang tidak berbakti kepada alam, yang melupakan perasaan
merindukan awal dirinya

Seperti ibu yang melahirkannya
diburu dan dibunuh karena ia tak bersuara
Bila terdengar, suaranya akan menjadi jerit lengking kepedihan.

Alam akan bertanya dengan jawaban yang tak pernah ada:
Kenapa aku disakiti?
Ro Wl Ma Wahhhh....
Puisi mas Chandra Yusuf ....ini sungguh memedihkan rasa dan logikaku....sanchai..sanchai..sanchai.
Ro Wl Ma
Tulis balasan...
Ro Wl Ma Kanda Dicky Tjandra...teringat patung karya kakanda soal ini....
Dicky Tjandra Pembacaan yang cerdas!!!!!.....
Ro Wl Ma Wahhh....makasih pujiannya kanda prof...
Ro Wl Ma
Tulis balasan...
Kudawaningpati IX sebuah kado kecil untuk Romo Ro Wi Ma, sahabatku, dijelang hari kelahirannya,
...................
sepanjang jalan
hijau rerimbun pohon
penanda titik
...................

Nina Hendrayana Romo-quuuhhh.., saya sampai tercekat membacanya...
Sungguh luaaarrrrr biasa !! Salut buat Romo-quuhh yg memang jempolan 
Terimakasiiihhh saya selalu di ajak untuk belajar segalanya.., saya menyimak yaa Romo-quuuhh..
Salam dan doa , Rahayu Romoooo..
Meinita Damping Segala sst bs tjd bila manusia tdk lg mengindahkan titahNYA...thanks
Ro Wl Ma Mas Kudawaningpati IX....terimakasih dan gambar itu indah sekali...apakah gambar ini di Bandung atau Magelang?
Kudawaningpati IX ...aku, dilingkungan sekitar
Ro Wl Ma Sebentar...aku sedang memutar 'roh empirisku' sepertinya gambar di atas ini pernah saya tempati bercengkrama beberapa belas tahun lalu....saya akan putar memori itu mas Kudawaningpati IX...
Kudawaningpati IX ...aku tunggu 'ingatan emosi' Romo tentang 'saat-saat itu' ...
Ro Wl Ma Menerawangggg
Ro Wl Ma

Tulis balasan...
Ro Wl Ma Mbak Nina Hendrayana....bukan kah semua adalah pelajaran? Selamat siang salam dan doa rahayu.
Nina Hendrayana Selamat siang juga Romooo , mohon maaf signalnya agak wara-wiri ini, saya sdng dlm prjalanan...
Rahayu Romooo..
Ro Wl Ma Rahayu..rahyau.
Ro Wl Ma

Tulis balasan...
Ro Wl Ma Sista Meinita Damping....begitulah sobatku...manusia selalu alpa dan berjerih merasa selalu benar...salam dan doa rahayu.
Ro Wl Ma Kang Ramdan...katakan kengeriaan itu dengan sajak....
Kang Ramdan TOKEK

hening malam...Lihat Selengkapnya
Ro Wl Ma Sungguh mengiris hati dan menusuk jiwa....
Kang Ramdan Suwun, Romo... 😇
Ro Wl Ma

Tulis balasan...
Ro Wl Ma Sobatku Barth Padatu...mereka yang sanggup mengucapkan WOW lebih dari WOW itu sendiri...
Ro Wl Ma Mas Iwan Soekri...pasti lebih hebat yang memberi pujian, sebab ia tahu apa di balik itu..salam dan doa rahayu.
Irma Hutabarat Karma ..
Salam cinta putih Romoku ..
Ro Wl Ma Rahayu..rahayu..rahayu mima Irma Hutabarat...miss you.
Irma Hutabarat Rahayu romoku ..
Kangen baca karya Romo pun..
Saciput
Kudawaningpati IX ...untuk Romo Ro Wi Ma lagi,

(aku tulis puisi ini
karena aku juga bagian dari alam
yang perlu dilestarikan)

ujud ini pernah luka
luka gelap merajut dan menikmat
dosa sendiri.
lalu pecah berkeping
yang setiap kepingnya melukai lagi.
aku lelaki tebing curam
menancapkan belati di dada sendiri
coba menyimak legam nasib
menafsir harapan hingga khatam.

(...ha ha hay, puisi amburadul, Romo.)
Ro Wl Ma Mima Irma Hutabarat....acaranya sebulan sekali ya? Kok aku nunggu-nunggu tiap minggu nggak nongol Mimaaaaaa...
Irma Hutabarat Iya hahaha..
Nanti dikabari nggih Romo.
Belum weekly soalnya
Ro Wl Ma Akan menunggu Mima....i love you.
Ro Wl Ma

Tulis balasan...
Ro Wl Ma Mas Kudawaningpati IX...ke-amburadulan- itu mempertontonkan jiwa yang gelisah atas ruang di mana ia hadir....justru otentik mas...
Poltak Situmorang Romo, apakah mereka sejenis?
Ro Wl Ma Lae Poltak Situmorang...qkqkqkqkqkqkqkkqqkqk...serupa meski tak sewajah qkqkqkqkqkkqkqkq
Ro Wl Ma

Tulis balasan...
Poltak Situmorang Lidahnya bercabang pulak..
Ro Wl Ma Lae Poltak Situmorang..lidah bercabang di satu sisi merupakan kekayaan rasa tetapi pada sisi lainnya...symbolisasi atas keculasan.....
Poltak Situmorang Ada juga yang memakai gaya "Kodok" dengan menginjak kebawah, sikat kanan kiri, lalu jilat ke atas supaya memperoleh mahkota "Kodok"
Ro Wl Ma Gambar 'kodok bermahkota ini, dapat saya kategorikan sebagai bentuk lain dari nilai 'Antropologi Seni'. sebagai penggambaran atas situasi di mana si penggagas ide menemukan nilai itu.
Paulus Suryanto Selamat sore sobatku Poltak Situmorang ~ Horaas
Poltak Situmorang Selamat Sore Sobatku PakDe Paulus Suryanto, Rahayu..Rahayu..Rahayu..!
Ro Wl Ma

Tulis balasan...
Ro Wl Ma Kang Paulus Suryanto...untuk masa kini....rasanya Sabda-sabda Tuhan 'mulai' di rasionalkan oleh para penyembahNYA.
Jadi jangan heran jika Tuhan mulai tak BERWIBAWA di mata mereka.
Paulus Suryanto Betul sekali sedih rasanya
Tapi harus tetap bersyukur
Berkah dalem ~ rahayu rahayu rahayu
Ro Wl Ma Rahayu..rahayu..rahayu kangmas Paulus Suryanto
Mryana Veta Sekarang manusia jadi perusak alam. Tapi ingat nanti, alam yang akan menghancurleburkan manusia.
Dicky Baratawiria Jika keseimbangan sudah terusik, maka kedamaian dan keheningan akan berubah menjadi riuhnya bencana......
Mumpuni Sayekti Selanjutnya . . . . ?????
Ro Wl Ma Selamat siang kangmas Mryana Veta...begitulah jadinya..dimana manusia kelak menjadi buruan atas keinginannya sendiri...makasih sudha mampir.
Ro Wl Ma Mas Dicky Baratawiria...manusia selalu menganggap diri lebih utama dari alam..padahal alam tidak pernah butuh Manusia. Bagi alam manusia itu hanya parasit belaka....
Mryana Veta Dalam kepercayaan yg saya anut, ada tiga credo yang tak bisa ditinggalkan.
Pertama hubungan vertikal manusia dengan Sang Pencipta.
Kedua, hubungan horisontal antara manusia.
Dan yang ketiga, dalam posisi sama yaitu hubungan manusia dengan a l a m.
Ace Suhaedi Madsupi Rahmatan lil 'alamin. Dan bukan saja rahmatan lil muslimin. Jadi, hrs menjadi rahmat bagi alam semesta dan bukan hanya rahmat bagi ksum muslim. Begitu Kang Mryana Veta. Punten, nimbrung
Ro Wl Ma Senang membaca tulisan kangmas Mryana Veta dan Kang Ace Suhaedi Madsupi soal Tripartit hubungan Manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama dan manusia dengan alam.
Baik Islam dan Kristen juga mengenal tiga Chredo ini...bahkan dalam konteks agama lokal, seperti kejawen, Sunda Wiwitan, Agama tradisionil Batak, Agama Tradisionil Toraja...tiga chredo ini pun sangat di akrapi.
Demikian juga pada Agama Hindu dan Budha.
Jadi pada Hakekatnya, tiga chredo ini pun sangat akrab di budaya Indonesia...
Yang jadi soal kemudian bahwa, Alam itu kadang di lihat hanya sebagai pemenuhun keinginan manusia saja.
Bahkan Tuhan Yang maha Esa pun di lihat dalam kebutuhan seperti itu.
Ro Wl Ma

Tulis balasan...
Ro Wl Ma Selanjutanya..... ya..penderitaan Nyai Mumpuni Sayekti...
Ro Wl Ma La..coba Lae Poltak Situmorang pikir....apa manusia itu bukan parasitnya alam? qkqkqkqkqkqkqk
Poltak Situmorang Romo Ro WI Ma, memang menjadi parasit kalau tidak mau menjalankannya perintah "Kuasai dan rawatlah" he.he.he
Poltak Situmorang Sebelum agama Kristen masuk ke Tanah Batak, para leluhur menyebut Alam itu dengan sebutan "Si Boru Deak Parujar" yang menggambarkan seorang Ibu yang selalu setia menyusui dan memberi makan anak-anaknya. Tetapi, anaknya itu selalu durhaka dengan mencabuti rambut ibunya sehingga punggung ibunya retak di panggang matahari. Dan anak-anaknya itu durhaka dan tidak pernah bersyukur kepada ibunya.
Ro Wl Ma Wah itu legenda menarik sekali Lae Poltak Situmorang....kok saya jadi penfin baca bukunya...apa ada Lae?
Poltak Situmorang Bahasa Batak Romo he.he.he
Pakdhe Tegoeh Rahayu Romo Wl Ma
Poltak Situmorang Tonggonya (Doanya) begini:
Ale Dainang (Oh Ibu) Si Boru Deak Parujar, Partatarus Sibonduton (Menyusui yang dapat ditelan), parmeme na utusan (pemberi makan yang tiada taranya), angka butbut jambulanmi (rambutmu pada rontok) dipaullus-ullus alogo (ditiupkan oleh angin), angka silbak tanggurungmu (punggungku retak) dipadadang-dadang ari (terbakar oleh sinar mentari), alai (tetapi) ndang adong jolma i (tidak ada manusia itu) mandok mauliate tu ho (mengucapkan syukur kepadamu).....
Ro Wl Ma Rahayu..rahayu Pakdhe Tegoeh Boediono.
Ro Wl Ma Jangan kuatir saya punya kamus Bahasa Batak....
Mryana Veta Sastra kita sudah lama kehilangan esei2 yang bagus. Dulu, ketika majalah " Horison " dan secara priodik, TIM mengadakan banyak panel dan diskusi kebudayaan, ada kemajuan berpikir. Sekarang Romo kita rindu esei2 budaya yang bermutu. Saya percaya Romo bisa mengisi kekosongan itu
Rahayu rahayu Romo. Salam.
Riu Riu Terimakasih Ro Wl Ma... Sepertinya sekarang pun alam sudah 'memakan' manusia. Manusianya saja yang tidak menyadarinya... Kebakaran hutan dianggap enteng. Nanti kalau ada bencana, yang disalahkan Tuhan...
Ro Wl Ma Selamat kangmas Mryana Veta...terimakasih sudah mengingatkan...kita coba saja sesuai dengan perkembangan jaman kangmas. Salam dan doa rahayu.
Ro Wl Ma Sobatku Riu Riu...yah saat sekarang ini sedang terjadi 'pergulatan' antara manusia dan alam. Sepertinya alam masih sangat ramah terhadap manusia.
Riu Riu Semoga manusia tamak cepat sadar... Salam rahayu, Ro Wl Ma
Ro Wl Ma Rahayu..rahayu..rahayu duhai kekasihku Riu Riu.
Resa Pundarika lalu.....
ketika ku ingin menulis puisi
pena dan kertaspun telah menjadi pemangsa
Ro Wl Ma Sobatku Resa Pundarika....begitulah sobatku. Manusia yang mengingkari alam, adalah mereka yang tak lagi mengenal Tuhannya.
Mryana Veta Yang saya khawatirkan Romo, bangsa ini kehilangan semangatnya. Ambruk moralitasnya. Serba masabodo.
Mandeg hasrat dan hidup tanpa cita2 maksimal.
Budiyono Jayus Alipawiro Ceritane negri Buto yow kang hahahha

RWM.BOONG BETHONY